Senin, 26 April 2010

Bagaimana Membuat Film / Klise Sablon

Di Tutorial ini kita akan mengenal mengenai beberapa metode pembuatan Film/Klise Sablon
Image Notes : Film Sablon menggunakan kertas Kalkir / Vellum Paper
Sebenarnya istilah ini sedikit rancu karena sejatinya hanya disebut film / klise, namun untuk membedakannya dengan jenis film / klise lainnya ( mis ; untuk photo ), maka dikasih embel – embel sablon. Fungsi dari film / klise ini adalah untuk memblok cahaya yang masuk saat penyinaran sehingga obat afdruk yang peka cahaya tersebut hanya bereaksi terhadap bidang yang terekspos sinar saja.
Bila obat afdruk ini bila terkena paparan sinar dalam waktu yang cukup maka ia akan mengeras dan bersifat seperti sebuah lapisan yang dapat menahan cairan untuk merembes melaluinya, sehingga anda mungkin dapat mengerti sekarang bahwa tinta hanya dapat melalui lubang yang telah kita ciptakan melalui proses Stencil / Afdruk yang telah kita bahas diatas.
Ada banyak media dan teknik pembuatan film / klise sablon yang dapat anda gunakan. Namun pada intinya, film / klise sablon yang paling bagus adalah film yang terbuat dari bahan yang transparent dan setelah diprint ( baik oleh printer laserjet ataupun inkjet ) dapat menghasilkan gambar / image yang hitam solid.
Untuk hasil yang terbaik, mungkin anda dapat mempertimbangkan untuk membuat film / klise repro, dimana jenis film semacam ini selalu digunakan untuk pencetakkan dengan mesin offset ( mesin cetak besar ).
Para praktisi industry konveksi yang berpengalaman selalu menggunakan film / klise jenis ini karena hasilnya yang konsisten dan dapat menghasilkan detail yang lebih sempurna.
Kelebihan dari film ini adalah tingkat presisinya yang tinggi karena tidak mengalami banyak penyusutan saat diprint, selain itu hasil printnya juga hitam solid sehingga menjamin tidak adanya detail yang hilang dari design yang telah anda buat ( terutama untuk design separasi / raster / pisah warna yang banyak ).
Kekurangannya adalah anda tidak dapat membuatnya sendiri ( karena invest mesinnya sangat mahal – kagak pake printer biasa adek – adek yang manis ), jadi anda perlu mencari tempat khusus yang menyediakan jasa pembuatan film / klise repro ini ( note : mungkin hanya ada di kota – kota besar ). O ya, biaya pembuatan film jenis ini juga cukup mahal, biasanya dihitung per cm 2.
Ada juga solusi yang cukup terjangkau dan hasilnya lumayan OK. Anda dapat menggunakan vellum / kertas kalkir, bisa juga pake yang berbahan polyester, atau kalau memungkinkan anda dapat mencoba untuk menggunakan plastik transparasi ( biasa digunakan buat presentasi pake OHP / proyektor ). Yang penting anda ingat kedua syarat ini, background harus transparent & hasil print hitam solid. Ngeprintnya bisa pake printer laserjet ( lebih bagus hasilnya ) atau pake printer inkjet.
TIPS :
kalau anda tipe orang suka berhemat ( pangkal kaya loh – katanya sih ), anda juga bisa menggunakan kertas HVS biasa, setelah diprint, anda bisa mengolesinya dengan minyak goreng biasa ( dibaliknya yah, jangan dipermukaan yang ada hasil printnya ) sampai tuh kertas berubah jadi transparent. Sangat tidak dianjurkan untuk menggunakan metode ini buat cetakkan separasi atau yang memerlukan detail tinggi. (taken from hanzoprinting)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar